Rabu, 28 Oktober 2009

07.12.2368 Case Tools


Computer Aided Software Engineering atau yg lebih familiar disingkat dengan CASE. Software dibidang teknik untuk mempercepat perancangan dan implementasi, yang merupakan komputer pribadi berbasis sofware yang menyediakan suatu struktur bagi proses pengembangan yang menjamin tingkat akurasi dan konsistensi. Sebagian perusahaan melaporkan perolehan produktivitas yang besar dari CASE, tetapi belum ada bukti yang menunjukkan bahwa tool ini menyelesaikan persoalan terutama aplikasi skala besar baik dalam anggaran, kompleksitas team untuk pengerjaannya, yang berjalan tanpa kesalahan.

berikut rangkaian life-cycle software
dari gambar disamping bisa kita liat fungsi dan letak case berada dalam suatu siklus hidup sebuah software


















Menurut pengertian CASE diatas maka saya simpulkan,

Uppercase adalah aplikasi yg mendukung kita dalam melakukan perencanaan dan pembangunan tingkat konseptual produk dan mengabaikan aspek desain.
sebagai contoh,
  1. Microsoft Office Word :

    Salah satu software dari Microsoft yang berfungsi untuk mengolah kata, selain itu dapat digunakan untuk membuat diagram.

  2. MIcrosoft Office Visio :

    Salah satu software dari Microsoft yang berfungsi untuk membuat diagram, lebih detail dari M.S Word, seperti Flow Chart, DFD, Diagram Relasi, dll, yang memiliki fasilitas yang lengkap dan navigasi yang user friendly.

  3. Adobe Premier :

    Merupakan salah satu produk dari Adobe yang berfungsi untuk editor video dan pemberian efek pada video.

  4. Adobe Photoshop :

    Merupakan salah satu produk dari Adobe yang berfungsi untuk editor citra buatan, yang dikhususkan pada pengeditan foto dan pembuatan efek.

  5. Software Password Generator :

    Software yang dirancang untuk menghasilkan crack,pasword dengan mudah dan cepat,memiliki kemampuan merubah password hingga 128 panjang karakter untuk semua acount. Sementara untuk membuat sandi,kita dapat menggunakan huruf,angka,simbol,dan juga sebagai kombinasinya.

Lowercase adalah usaha yg kita konsentrasikan di belakang kegiatan akhir dari siklus hidup perangkat lunak dan karenanya mendukung kegiatan seperti desain fisik, debugging, konstruksi, pengujian, integrasi komponen-komponen perangkat lunak, pemeliharaan, dan reverse engineering rekayasa ulang kegiatan.
sebagai contoh,
  1. Netbeans :

    Merupakan Software untuk pengembangan aplikasi desktop java,dan sebuah Integrated Development Environment (IDE) yang dibangun menggunakan platform NetBeans.Platform NetBeans memungkinkan aplikasi dibangun dari sekumpulan komponen perangkat lunak moduler (arsip java yang memuat kelas-kelas java untuk berinteraksi dengan NetBeans Open API dan file manifestasi yang mengidentifikasinya sebagai modul.

  2. Delphi :

    Sebuah bahasa pemrograman dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Produk ini dikembangkan oleh CodeGear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik Embarcadero, divisi tersebut sebelumnya adalah milik Borland. Bahasa Delphi, atau dikenal pula sebagai object pascal (pascal dengan ekstensi pemrograman berorientasi objek

  3. Microsoft Visual Studio :

    Merupakan sebuah perangkat lunak lengkap (suite) yang dapat digunakan untuk melakukan pengembangan aplikasi, baik itu aplikasi bisnis, aplikasi personal, ataupun komponen aplikasinya, dalam bentuk aplikasi console, aplikasi Windows, ataupun aplikasi Web. Visual Studio mencakup kompiler, SDK, Integrated Development Environment (IDE), dan dokumentasi (umumnya berupa MSDN Library). Kompiler yang dimasukkan ke dalam paket Visual Studio antara lain Visual C++, Visual C#, Visual Basic, Visual Basic .NET, Visual InterDev, Visual J++, Visual J#, Visual FoxPro, dan Visual SourceSafe.

  4. Adobe Dreamweaver :

    Merupakan software pembuat halaman web keluaran Adobe Systems yang dulu dikenal sebagai Macromedia Dreamweaver keluaran Macromedia. Terdapat berbagai macam bahasa pemrograman yang digunakan pada Adobe Dreamweaver, antara lain HTML, PHP, ASP, javascript, dsb.

  5. BPM ( bussiness process management ) tool :

    Perangkat lunak yang disediakan untuk membantu organisasi dalam mengelola proses bisnis yang dimilikinya mulai dari tahap perancangan, lalu otomasi (komputerisasi), kemudian eksekusi, hingga tahap monitoring.

Read full story

Senin, 15 Juni 2009

Menghapus SMS Jarak Jauh



Salam sejahtera untuk kita semua,ini Cuma sekedar info tentang menghapus sms dari jarak jauh,..
Semua orang pasti ga pingin Handphonenya hilang kan,Tetapi kenyataan bukan mustahil dengan apa yang kita inginkan karena sesuatu sebab,entah dicuri,jatuh mungkin juga bisa ditodong..Kesedihan akibat handphone hilang bahkan kita khawatir juga tentang file-file yang penting kita atau bahkan pulsa masih tersisa ratusan ribu,apalagi kalau kartu yang dipakai kartu pasca bayar yang bebas dipaki dan tagihan baru keluar di bulan depan.
Bagaimana kalau sms-sms yang tersimpan di sana sempat dibaca?aduh celaka....bahkan juga foto foto pribadi disebarluaskan bisa mati berdirikan......he.e.e.e Asalkan fitur Telusuri anti pencurian dan Kontrol jarak jauh di Hitech H382 danH39 sebulumnya sudah di aktifkan,kekhawatiran akibat ponsel hilang mungkin bisa dimimalkan.Cara aktivasinya sederhana,masuklah ke Menu,pengaturan,pengaturan keamanan dan pilih Telusuri Anti Pencurian.Ketika diminta memasukan password ketikan 1122.Pilih atur nomor.masukan nomor seluler darurat yang bisa dihubungi seandainya ponsel hilang.Tekan Ok dan Ya. Sekarang pilih Status,pencet Hidupkan di kiri bawah layar,kemudian tekan kembali.Pilih Kontrol Jarak Jauh,ketikkan 1122,dan pilih Atur Pin Kontrol.Masukan empat digit angka pengendali yang bebas dibuat oleh pengguna.Misalnya 9999.sudah?kini tekan ok. Sorot items dan masukan ke sana.bakal terlihat fungsi apa saja yang bisa dikendalikan dari jarak jauh.Pilih sesuai kebutuhan.Akhiri dengan menekan selesai di kanan bawah layar ,lalu penct Ya. Bila sehari-hari pengguna memakai tampilan menu berbahasa inggris di H382 dan H39,nama fitur pengendaki jauh ini adalah Anti-Thefttrace dan Remote Control. Cari menu itu dan lakukan pengaturan dengan urutan sama persis dengan paparan di atas... Nah,anggaplah 2 hari setelah setelah ponsel hilang,lakukan cara diatas.Dengan meminjam ponsel siapa pun pemilik dapay mematikan mematikan ponsel yang hilang itu.Cukup kirimkan SMS ke nomorponsel yang hilang.Isinya,RMCTRL88xxxxpoweroff.Gantilah xxxx dengan empat digit angka pengendali yang sebelumnya sudah anda buat. Sesaat kemudian SMS akan masuk dan ponsel yang lenyap otomatis mati.Sebagai laporan bahwa ponsel sukses dimatikan,pengguna handphone akan menerima SMS berisi pesan “Poweroff Operation Success”. Pengendali jarak jauh yang bisa dilakukan penguna terhadap ponsel yang hilang tidak hanya mematikan handphone yang hilang saja,namun juga bisa menghapus SMS,menghapus atau menarik buku telpon ,maupun melenyapkan file yang tersimpan di ponsel kita.Silakan baca langkah detailnya di buku panduan yang disertakan dalam paket penjualan. Bagaimana bila ponsel itu dicuri da sipencuri menganti dengan memesukan simcard baru?pemilik ponsel masih berpeluang untuk mengendalikan .Syaratnya ,kartu SIM yang dipasangkan pencuri masih memiliki pulsa dan beradsa dalam masa aktif. Tanpa Sepengetahuan pencuri,ponsel akan mengirimkan SMS panduan melakukan pengandalian jarak jauh,SMS tersebut dikirimkan ke nomor seluler darurat yang sebelumnya sudah di program pengguna.Dengan diterimanya SMS itu,pengguna telah mengetahui nomor “pemilk baru”sekaligus bisa melakukan eksekusi terhadap data yang tersimpan di ponsel.....
Read full story

linux juga bisa terkena virus



Sistem operasi Linux/BSD dulu hanya dikenal sebagai OS server. Ini berkat kehandalannya dan low resources. Dalam perkembangannya, Linux mulai menjadi favorit di kalangan end user karena makin banyak aplikasi yang mendukung keperluan end user untuk kebutuhan sehari-hari, seperti word processor, spreadsheet, image editing, browsing, mail, dan sebagainya. Graphical User Interface-nya (GUI) makin cantik. Namun yang menarik adalah Royalty Free, tentunya dengan syarat penggunaan (GNU, GPL, dan lainnya).

Ada anggapan yang keliru tentang OS Linux, yakni OS ini selalu bebas virus. Salah! Online Wikipedia mencatat sudah ada 2 trojan, 22 virus, dan 11 worm menyerang OS Linux . Dibandingkan Windows, jumlahnya memang sangat sedikit. Namun ancaman itu tetap ada. Bahkan serangan lintas plaform, yaitu yang dapat bekerja di Linux maupun Microsoft sudah terjadi.

Dalam kegunaannya sebagai server, ancaman nyata terhadap Linux adalah masuknya hacker. Sedangkan untuk internal office server, yang tidak terhubung ke Internet adalah sebaran virus Windows. Linux sebagai sistem operasi tidak terkena ancaman ini secara langsung. Namun data yang ditampungnya dapat terinfeksi.

Jadi, pemakai Linux tetap harus waspada. Gejala virus di dalam Linux memang tidak terdeteksi secara langsung, tetapi dialami oleh pengakses server tersebut.

Amankan Dua Tipe Server
Ada dua jenis server yang perlu perhatian dan pengamanan terhadap ancaman virus.
1. Mail Server
Linux sebagai mail server sangat popular dan diakui kehandalannya. Sebagai server, Linux aman terhadap infeksi virus dan ancaman lain. Namun setiap lalu lintas e-mail di server tersebut tidak dijamin bersih dari ancaman. Ini tentunya membahayakan penerima e-mail dari server Linux.

Bayangkan jika tanpa Anda sadari, setiap e-mail yang Anda kirim ke customer, rekanan bisnis, atau supplier di luar kantor selalu disusupi virus. Bukan hanya reputasi kantor Anda saja yang jelek karena menjadi pembawa virus, tetapi juga sangat berbahaya jika kebetulan server atau workstation penerima e-mail tidak dilengkapi dengan antivirus andal. Kebobolan sering terjadi.

Untuk membuat setiap mail yang kita kirim atau diterima oleh pemilik mailbox bersih dari ancaman, diperlukan sebuah proteksi . Pemilihan antivirus yang tepat untuk keperluan ini adalah antivirus yang dapat bekerja untuk Mail Server Linux/BSD. Dengan pemakaian antivirus pada mail server, selain bebas dari cap sebagai penyebar virus, juga mengurangi ancaman penyebaran virus melaui email yang diterima masing-masing workstation Anda.

2. File Server
Sama seperti fungsi Linux sebagai server lainnya, apakah seluruh data yang disimpan dalam Samba Server aman? Server Linux tidak mengetahui apakah file-file yang tersimpan di dalamnya aman atau tidak dari virus jika tidak ada antivirus yang melakukan pengecekan terhadap seluruh file yang ada. Sebagai tempat penyimpanan data, sistem operasi Linux tidak akan meng-execute- file tersebut. Namun setiap workstation yang terhubung ke Linux tersebutlah yang meng-execute-nya.

Saat transaksi itu terjadi, sebaiknya Linux juga memeriksa keamanan dari setiap file . Di sinilah antivirus untuk Linux berperan: melakukan scanning dan membersihkan setiap file yang masuk ke dalamnya, menjamin file tersebut bersih dari ancaman, sehingga aman dikonsumsi oleh workstation dalam jaringannya. Bila ini diabaikan, sang penerima file yang akan dirugikan. Ia akan menerima file yang mengandung virus, yang akan menyebar di workstation yang mengakses. Saat file-file ini diambil dan ditransfer melalui USB atau e-mail, penyebaran virus pun tidak terelakan.

Tiga Syarat Penting
Antivirus haruslah dilihat sebagai bagian dari solusi, dan bukan masalah baru dalam operasional komputer sehari-hari. Untuk memenuhi kriteria antivirus sebagai solusi, ada beberapa hal penting yang harus kita pertimbangkan, yaitu:
1. Pemakaian memori dan CPU power yang kecil. Hindari antivirus dengan spesifikasi teknis untuk memori di atas 50MB karena akan membuat kerja komputer menjadi lambat (memberatkan).
2. Antivirus harus dapat mendeteksi ancaman baru. Antivirus yang hanya mengandalkan signature library tidak dapat mengejar teknologi untuk menangkal banyaknya ancaman baru yang muncul beserta varian-variannya. Threat Sense Technology dengan Advanced Heuristic dapat menjadi pilihan karena kerjanya yang proaktif mendeteksi ancaman baru, termasuk virus lokal.
3. Sistem proteksi secara realtime mengamankan Linux setiap saat tanpa jeda waktu karena sistem antivirus selalu bekerja mengawasi secara background process.

Melihat dari sisi fungsi Linux, proteksi di mana yang tepat untuk OS Linux?
1. File Server
2. Mail Server
3. Gateway
4. Worstation (bila sudah digunakan untuk keperluan sehari-hari)

Coba Dulu
Sebelum membeli antivirus, untuk kepentingan pribadi (Home Edition), maupun untuk kepentingan di kantor (Business Edition), Anda disarankan untuk melakukan percobaan (trial) dulu. Pastikan Anda mendapat Trial Full Version. Keuntungannya, apalagi untuk Business Edition, Anda dapat langsung mempelajari kelebihan antivirus tersebut secara mendalam, termasuk manajemen antivirus melalui Remote Administrator/Console.

Kepalang tanggung, mintakan pula antivirus yang memiliki fungsi Firewall dan Antispam sehingga memiliki fungsi proteksi lebih. Untuk tingkat keamanan yang tinggi, Anda bisa membuat simulasi rules pada firewall agar dapat memproteksi sesuai keinginan pada level network protocol dan port maupun level applikasi sehingga aliran data dari atau ke workstation tersebut dapat Anda atur sedemikian rupa. Anda juga dapat mengetahui kapan terjadi broadcast data yang tidak dikehendaki (port scan, virus broadcast).

Vendor antivirus biasanya memberikan trial satu bulan. Namun, untuk keperluan khusus Anda bisa meminta trial lebih lama, berikut mendapatkan kemampuan Remote Administrator agar dapat memahami betul kemudahan penggunaannya di perusahaan. Bicara teknologi adalah bicara implementasi real time, jadi pastikan Anda memanfaatkan masa trial untuk mempelajari antivirus yang akan Anda beli.

Hal yang juga dipertimbangkan adalah data dari pihak ketiga, khususnya lembaga pengujian antivirus kelas dunia. AV-Comparatives, lab independen yang bermarkas di Autria, dan Virus Bulletin di Inggris adalah dua lembaga yang menjadi acuan kinerja antivirus. Pastikan Anda mendapatkan informasi hasil terkini dari tes yang diadakan oleh kedua lembaga tersebut saat Anda mengundang vendor antivirus untuk presentasi dan demo. Data yang valid untuk saat ini adalah data akhir tahun 2008 atau awal 2009.

***

Buatlah keputusan membeli antivirus hanya setelah Anda mempelajari data, melakukan trial, dan yakin dengan teknologi proteksinya. Mudah-mudahan dengan antivirus yang tepat, hidup Anda menjadi lebih nyaman.


TIPS: Agar Terhindar dari Ancaman
1. Hindari kontak dengan Wi-Fi yang tidak diketahui jaminan keamanannya.
2. Gunakan antivirus dengan RealTime scanning.
3. Gunakan antivirus dengan Threatsense Technology – Advanced Heuristic agar dapat
mendeteksi varian dan ancaman baru.
4. Aktifkan automatic update pada OS Anda agar selalu di-update.
5. Jangan menggunakan user dengan kemampuan administrator untuk penggunaan komputer
sehari-hari.
6. Bila memungkinkan, matikan autorun pada CD/USB
7. Gunakan antivirus dengan kemampuan Advanced Firewall untuk memblokir sebaran/broadcast
dari atau ke komputer Anda

TIPS: Cara Me-remove Conficker
1. Putuskan hubungan komputer dengan jaringan (LAN/MODEM)
2. Gunakan komputer yang belum terjangkit untuk mengunduh Conficker Remover Tool di
http://download.eset.com/special/EConfickerRemover.exe
3. Gunakan komputer yang belum terjangkit untuk mengunduh Patch Microsoft OS:
http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx
http://www.microsoft.com/technet/security/bulletin/ms08-068.mspx
http://www.microsoft.com/technet/security/bulletin/ms09-001.mspx
4. Patch komputer yang terjangkit dan jalankan Conficker Remover Tool dengan administrator User
5. Instal antivirus dengan kemampuan Threatsense Technology - Advanced Heuristic pada komputer tersebut agar dapat mengetahui bilamana ada varian Conficker, lalu update segera.
6. Scan komputer secara keseluruhan.
7. Untuk mengetahui sumber dari Conficker atau ancaman lain yang sifatnya menyebar pada sebuah jaringan, gunakan antivirus dengan kemampuan Advanced Firewall seperti ESET Smart Security. Dengan ini, komputer yang menjadi sumber penyebaran dapat diidentifikasi melalui Log yang ada.
Beberapa ciri yang didapat melalui log tersebut untuk identifikasi sumber dari broadcast ancaman adalah:
– Sebuah IP (komputer) melakukan scanning port ke IP/Komputer tertentu, kemudian ke IP yang lain berpindah-pindah dengan cepat.
– Sebuah IP melakukan scanning network dengan nomor port tujuan yang sama.
– Sebuah IP melakukan scanning network dengan port asal yang sama, namun port tujuan berbeda.
– Sebuah IP mencoba melakukan koneksi ke IP/Domain tertentu dengan menggunakan port yang tidak umum.

sumber: PCplus

Read full story
 

My Blog List

Hello

ada aja © 2008 Business Ads Ready is Designed by Ipiet Supported by Tadpole's Notez